Monday, November 11, 2019

Kamu Cute Hari Ini


thepeopleandyou.blogspot.com

"Kamu cute sekali hari ini".

Bisik hatiku. Kulihat kamu dari kejauhan duduk di sebuah bench di bawah pohon besar itu.

Ada yang berbeda saat ku mendekat, apanya ya?  Ooh rambut. Ahh ya model rambutmu tak seperti sebelumnya. Kali ini lebih rapi dan dandy. Aku suka.

Dan kamu tahu?  Ada yang tak bisa aku lupa saat kamu mendekatiku, jacket merahmu dan aroma parfummu. Kukira kamu cowok termanis di taman ini hari ini

Kusodorkan sebotol yoghurt strawberry favoritmu yang kamu terima dengan riang.

Ahh kamu memang anak bayi dalam sosok lelaki dewasa dan penyayang. Geli rasanya mengingat katamu, bisa tiba-tiba gemetar jika berani menyesap kopi hitam. Alamak manjanya, tak sesuai dengan hidupmu yang berliku dan terjal

Oya,  aku baru sadar,di antara siluet pohon besar di seberang sana nampak sunset mengintip malu-malu.


"Jadi ke sana itu arah timur ya? "

Dengan bodohnya kulontarkan pertanyaan tak penting itu sambil kutunjuk matahari jingga nan tengah tenggelam. Entah apa karena kamu baik, atau ingin cepat saja selalu menanggapi ocehanku dengan ucapan-ucapan yang menyenangkan hati.
Ish sudah kukunjungi tempat ini puluhan kali, sudah kutahu juga kemana arah matahari, kenapa harus pertanyaan itu kulontarkan hanya untuk menepis grogi.

Tapi aku lega, kukira kamu tak pedulikan semua itu.  Kita tak pernah kehilangan kata-kata,  Dan aku suka melihatmu tertawa.

"Please, jangan pergi"

Aku terpana melihat bibirmu tersenyum dan dua tanganmu  bertaut namun dengan  mata memohon.

"Aku kan masih disini. Teman-temanmu juga banyak disana. Lagian kehilangan satu disana gak penting". Tak sadar suaraku melemah. Kukira tak sengaja kutinggalkan kesedihan jauh di palung hati.

"Tapi buatku kamu penting. Sangat penting"

Kamu menatapku dalam, padahal harusnya kamu tahu aku paling tak sanggup menentang matamu.

Sama-sama tak punya jawaban, kita akhirnya  hanya bisa menikmati senja yang tersisa.  Sunset sudah tiada, tenggelam tanpa berita. Tinggal kelipan lampu disana sini, orang-orang yang masih melintas kesana kemari  dan desir daun-daun yang melayang tertiup angin. Indah...

Aku tak hendak beranjak. Kutahu kamupun tak ingin berpisah. Tapi adzan sudah memanggil kita.

"Aku harus pulang".

Aku menatap kecewa di senyummu yang manis.

"Padahal aku masih ingin ngobrol lama" jawabmu sendu.

"Sampai jam berapa ?" aku memberinya kesempatan.

"Tapi gapapa, kan kita masih bisa chat dan ketemu lagi kan? ". Akhirnya kamu menyerah dan sekarang kenapa aku yang kecewa.

Ahh ya, tak usah bersedih. Masih ada nanti dan nanti yang lain. Paling tidak, kamu masih bisa mengantarku dengan tatapanmu yang penuh sayang. Paling tidak aku masih mendengar kerinduanmu untuk bisa kembali bertemu. Paling tidak aku bahagia, bisa  membawa kamu penuh dalam pikranku sepanjang jalan pulang, bahwa :

"Kamu cute sekali hari ini.  Dan aku suka" 



1 comment:

Terima kasih sudah singgah di Goresanku ya ^_^