Saturday, April 6, 2019

Semeleh

◎Semeleh Tanda Hidup Seseorang Mendapat Berkah Allah ◎

Perjalanan ke sebuah pesantren di Jawa Timur sana meninggalkan banyak sekali kesan mendalam. Salah satunya adalah kesadaran bahwa betapa kayanya bangsa ini dengan ragam bahasa, dalam hal ini bahasa Jawa.

Mendengar Sang Kyai menyampaikan taujihnya dengan silih berganti menggunakan antara bahasa Indonesia dan Jawa, namun saya dan sepertinya kebanyakan jama'ah menerima limpahan kata Pak Kyai sebagai bahasa rasa.


Malam itu satu di antara sekian rangkaian mutiara hikmah yang dibincang-katakan oleh beliau rahimahullah adalah tentang istilah "sumeleh".

Sumeleh adalah sikap batin yang pasrah, menerima dengan penuh kerelaan, ridha.

Pak Kyai menyampaikan bahwa tanda dari orang yang hidupnya diberkahi Allah atau tidak itu bergantung dari hatinya gampang semeleh atau tidak.

Dalam hidup tentu kita akan mendapatkan sering dan banyak ujian. Pasti banyak ujian. Memang harus diuji. Namanya masuk sekolahan Allah.

Bisa jadi mendapat ujian yang menyenangkan atau bisa jadi juga tidak menyenangkan.

Masalah kita adalah saat mendapat cobaan yang tidak menyenangkan nafsunya, apakah akan menyikapinya dengan semeleh atau tidak.

Orang yang mudah seleh (semeleh) tidak akan muncul keberangas, tidak gampang emosi, tidak gampang sakit hati, tidak gampang tersinggung, tapi sebaliknya gampang semeleh, gampang deple-deple.

Jadi bathinnya tetap tentram, sadar bahwa kawulo / hamba itu apes. Sadar bahwa semua yang terjadi akibat dari saking kurangnya lakon pitukon, saking ringkihnya derajat sabar, lalu memperbanyak istighfar, banyak eling dan nangis kepada Allah.

Itu tanda orang yang hidupnya diberkahi Tuhan, batinnya selalu seger, bahagia, tentram bersama yang Maha Segala-galanya.

*Banyak kosakata Jawa ya.  Itu baru satu kata dari satu bahasa satu suku di dunia. Belum bahasa manusia di jutaan, milyaran, trilyunan tempat lain. Belum bahasa hewan. Belum bahasa tumbuhan. Betapa kecilnya diri. Betapa lemahnya. Betapa bukan apa dan siapanya.

#Murid #Belajar #Semeleh

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di Goresanku ya ^_^