Tuesday, September 19, 2017

Membentuk Anak yang Optimis dan Siap Berkompetisi

Dikarunia anak berapapun jumlahnya adalah anugrah yang baik dari Tuhan yang selayaknya harus disyukuri. Tapi memiliki anak lebih dari satu bagaimanapun memang tantangannya lebih banyak. Karena setiap anak itu unik dan mereka adalah pribadi-pribadi yang berbeda yang butuh disikapi dengan baik sesuai keadaannya masing-masing.

Rahma anak bungsukupun begitu. Meskipun bersama kakak-kakaknya tinggal di rumah yang sama, makan minum tidur bersama, sekolah dan piknik bersama juga tapi tetaplah Rahma berbeda dengan kakak-kakaknya itu dari mulai sifat, hobi, cara dia menghadapi suatu masalah, sampai manjanyapun beda aja.


Saat Rahma masih TK hingga SD kelas satu, saya perhatikan masalah Rahma adalah dia sulit berkonsentrasi saat sedang belajar di sekolah. Jika ada kesempatan menungguinya di sekolah (dan itu jarang lho) aku cermati Rahma sering tak memperhatikan kata-kata guru di depan kelas. Dia lebih sering terlihat nengok kanan, nengok kiri memperhatikan teman lain dengan segala macam tingkahnya. Kebayangkan anak TK atau anak kelas 1 SD gimana situasi di kelasnya.

Saya perkirakan mungkin itu sebabnya Rahma baru lancar membaca saat kelas 2 SD (itupun baru berhasil setelah saya turun tangan langsung mengajarinya di rumah).

Anak Optimis dan Siap Berkompetisi


Saat Rahma terlambat kemampuan membaca menulis dan berhitungnya dengan anak yang lain, saya tidak khawatir. Saya yakin tak ada anak yang bodoh, dia hanya belum menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuannya. Tapi, bagaimanapun saya tak ingin Rahma jadi minder karena teman-temannya lebih dahulu bisa membaca dan menulis, maka yang saya lakukan adalah


  1. Memotivasinya, 
  2. Menjaga kesehatannya 
  3. Dan coba mengubah teknik mengajar baca tulis untuk Rahma dengan gaya saya sendiri. 

Point pertama dan kedua akan sangat membantu peningkatan optimismenya. Keduanya saling mempengaruhi satu dama lain. Dimana semangat untuk maju harus juga didukung oleh fisik yang sehat dan kuat

Alhamdulillah dalam waktu singkat Rahma lancar membaca dan menulis8 sampai ibu gurunya terheran-heran. Padahal jujur, saya sendiri juga heran, koq bisa ya 😊

Metoda apa yang saya gunakan untuk mengajari Rahma membaca dan menulis lalu sukses dalam waktu yang cepat nanti akan saya bahas dalam pembahasan di postingan saya berikutnya aja ya

Susu Vidoran Xmart


Sesuai dengan apa yang saya tulis di atas bahwa untuk membentuk optimisme anak  selain perlu terus dimotivasi, anak juga harus disupport kesehatan fisiknya. Karena tak akan berguna motivasi sehebat apapaun jika tak dieksekusi gara-gara sering sakit.

Nah untuk menunjang kesehatan keluarga termasuk Rahma, saya termasuk ibu yang lumayan nggak bosenan untuk mengajak anak-anak mencintai mengkonsumsi makanan dan minuman sehat serta berolah raga.

Untuk kesehatan anak-anak walaupun bukan penggemar fanatik susu, tapi susu termasuk minuman favorit mereka. Rahma sendiri termasuk anak yang suka minum susu terutama saat pagi dan sore hari.

Kebetulan, ada produk susu baru yang ditemukan Rahma saat kami sedang berbelanja di mini market, namanya Vidoran Xmart. Sebagai penggemar susu langsung deh Rahma mau nyobain. Maka saya belilah Susu Vidoran Xmart 5+ yang mengandung asam lemak essensial dan sumber serat pangan inulin yang baik untuk pencernaan dan tumbuh kembang anak.

Menurut info yang saya baca, di dalam susu Vidoran Xmart ini terkandung juga Formula Nutriplex yang bisa membuat tumbuh kembang anak menjadi optimal serta Cod Liver Oil (minyak hati Ikan Kod yang diambil dari perairan Laut Dalam dan memiliki keunggulan karena bebas kontaminasi laut dan bernutrisi tinggi)



 Lomba Vidoran Xmart 


Sehubungan dengan Hari kemerdekaan RI yang ke 72 tahun, vidoran Xmart mengajak anak-anak usia balita sampai 8 tahun untuk ikut Lomba Menyanyikan lagu Hari Merdeka (17 Agustus) ciptaan H. Mutahar dengan tagar #SemangatAnakvidoran.

Caranya adalah dengan merekam video saat anak menyanyikan lagu Hari Merdeka tersebut. Nyanyinya boleh dilakukan sendiri atau beramai-ramai dengan  kakak, adik, atau ayah dan bundanyapun tak masalah.

Mekanisme Lomba Anak Vidoran



  • Lomba Semangat Anak vidoran intinya adalah kampanye yang mengajak orang tua dan anak Indonesia mengabadikan momen kebersamaan dengan menyanyikan lagu Hari Merdeka ciptaan H. Mutahar.
  • Semua peserta adalah warga negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia, 
  • Memiliki anak berusia maksimal 8 tahun dan dapat dibuktikan dengan identitas diri berupa kartu identitas (KTP/SIM).
  • Periode kegiatan ini mulai dari 1 Agustus – 17 September 2017.Mekanisme Semangat Anak vidoran:
  • ‘Like’ Facebook Fanpage Anak vidoran, ‘Follow’ Twitter @anakvidoran dan Instagram @anak.vidoran. 
  • Beli produk susu vidoran apa saja dan abadikan momen mentanyi bersama si kecil dengan menyertakan produknya tampil di dalam videonya saat anak bernyanyi.
  • Upload videonya ke Facebook atau Instagram. Mention @anakvidoran dan sertakan hashtag #SemangatAnakvidoran. Wajib menggunakan atribut merah putih dan menyertakan kemasan susu bubuk vidoran Xmart 1+, 3+, atau 5+. 
  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu video. Peserta boleh menggunakan alat musik sebagai alat bantu menyanyi.
  • Kriteria pemenang adalah ekspresi dan kreativitas dalam penampilan membawakan lagu. 
  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.Hadiah yang akan diberikan berupa 10 voucher belanja masing-masing senilai Rp 1.000.000 dan bingkisan produk untuk 10 video terbaik pilihan juri.
  • Pemenang akan diumumkan pada akhir periode di Facebook, Twitter, dan Instagram Anak vidoran.
  • Pemenang akan dihubungi penyelenggara untuk verifikasi data diri. Kandidat Pemenang wajib memberikan dan/atau mengisi data diri dengan benar dan lengkap, paling lambat 1 (satu) minggu setelah dikonfirmasi pihak Penyelenggara
  • Penyelenggara berhak melakukan verifikasi data kandidat pemenang dan berhak membatalkan status pemenang jika diketahui data yang diterima palsu.
  • Pengiriman hadiah akan dilakukan maksimal 90 (Sembilan puluh) hari setelah konfirmasi kelengkapan data dilakukan.
  • Dengan mengikuti kegiatan ini, seluruh peserta dianggap telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
  • Pihak penyelenggara berhak untuk mengubah dan/atau memodifikasi syarat dan ketentuan kegiatan ini dari waktu ke waktu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  • Pihak penyelenggara berhak mendiskualifikasi peserta dan/atau pemenang yang menurut penyelenggara tidak memenuhi dan/atau melanggar syarat dan ketentuan kegiatan ini.
  • Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Facebook, Twitter, atau Instagram Anak vidoran.
  • Hadiah tidak dapat dialihkan, ditukar barang lain, atau diganti dengan uang, dan dipindah-tangankan.
  • Setiap hasil video dan data yang diikutsertakan dan dikirimkan dalam program ini menjadi hak milik Vidoran dan penyelenggara berhak untuk mempergunakannya sesuai dengan kepentingan program.
  • Program ini tidak dikenakan biaya apa pun. Pajak ditanggung penyelenggara. Hati-hati penipuan. Keputusan Penyelenggara tidak dapat diganggu gugat.
Yuk ikutan 


14 comments:

  1. Saya jadi optimis juga bun setelah membaca tulisan bunda, Ara sampai sekarang TK B juga sulit konsentrasi saat belajar membaca. Harus optimis dan sabar, semoga pelan-pelan Ara bisa lancar membacanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ara pasti bisa ya, insya Allah. Semangat Buun

      Delete
  2. si Kakak senyum nya manis banget :)

    Yuk ikutan yukkkk

    ReplyDelete
  3. Sama deh kaya jav, konsentrasinya masih kurang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya anak-anak gampang teralihkan konsentrasinya ya

      Delete
  4. Yess. Optimis itu kunci agar anak percaya diri.

    ReplyDelete
  5. Kakak cantik, makin optimis nih kalau rajin minum susu Vidoran Xmart ya.

    ReplyDelete
  6. Penting nih untuk memotivasi anak terus agar percaya dirinya selalu ada ya dan selalu optimis :)

    ReplyDelete
  7. anakku baru satu pengen nambah momongan tahun depan :D Satu hal yang pasti nggak boleh bandingkan anak dengan lainnya karena setiap anak memiliki karakter yang beda. Sukses buat kak Rahma ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jangan membanding bandingkan anak apalagi di depannya. Support sj minat dan bakatnya ya. Makasih mb Fika.😊

      Delete

Terima kasih sudah singgah di Goresanku ya ^_^