Thursday, March 16, 2017

Quilting Sarung Bantal

Quilting sarung bantal - Hobi menjahit itu, asyik. Iya, dulu waktu SMA sampai bela-belain ikut kursus menjahit demi bisa bikin baju dengan model yang dimauin (apa itu maksudnya dimauin ?).  Biarpun nggak sampai lulus dapat ijazah, tapi lumayan berguna ilmunya, akhirnya bisa bikin baju sendiri model seadanya ala ala Winny.

Sejak menikah lalu dititipi krucil yang lucu-lucu (kata mamah papahnya) hobi itu berubah jadi kebutuhan. Yang baju sobek lah, yang kancingnya lepaslah, yang baju barunya kegedeanlah. Kan sang ibu juga yang harus turun gunung.

Bermodal mesin jahit portable sederhana, lumayan bisa bikin baju yang sederhana juga buat anak-anak. Kalau mau baju bagus mah tetep beli aja di mall. 

Tapi, mesin jahit yang kubeli tahun 2000an itu lama-lama sering sakit-sakitan. Hasil jahitan di benang bawahnya selalu kusut bikin bete yang jahit. Berkali-kali diservis, berkali-kali juga error lagi. 

Akhirnya hati yang rapuh ini lelah menyerah, beli mesin jahit baru sudah harus diputuskan. Dan tadaaa .... sebuah mesin jahit bermerek Brother nangkring juga di rumahku.



Nah, kebetulan di timeline medsosku sering berseliweran info workshop menjahit. Menjahit macam-macam kreasi craft, menjahit baju, mnejahit kulot dll. Duh, bikin mupeng aja sih kamu. 

Tapi sayang, waktunya seringkali nggak pas nih sama jadwalku. Sampai akhirnya dapat kabar baik dari salah satu penyelenggaranya kalau aku diundang di salah satu acara workshop quilting di Jakarta. Alhamdulillah. 

Yup, tanggal 4 Maret 2017 yang lalu, aku ikut workshop menjahit, dimana tema yang dishare di sana adalah tentang quilting. Horeee .... udah lama nih penasaran sama yang namanya quilting. Jadi, quilting itu seni menggabungkan potongan kain dalam jumlah, ukuran, warna dan motif tertentu untuk membentuk karya jahitan yang indah. 





Nah di workshop yang diselenggarakan oleh Kriya Indonesia di Museum Tekstil Jakarta bekerjasama dengan Brother Indonesia dan Textilezy kemarin itu peserta workshop termasuk aku diajarin tuh cara quilting oleh mbak Astri Damayanti dari KI dengan membuat sarung bantal dari kain batik menggunakan mesin jahit yang pas banget merek Brother juga seperti yang aku punya tapi dengan seri berbeda.

Mesin jahit Brother yang dipakai di workshop itu dari seri GS 2500, keunggulannya antara lain : 

1. Ada 25 jenis jahitan.
Meski dalam proses menjahit kita akan dominan menggunakan jenis jahitan lurus, tapi tersedianya 25 tools jenis jahitan menmungkinkan kita bisa mengaplikasikan tampilan jahitan yang bervariasi. Asyik kan. 

2. Sistem 4 lubang kancing
Dengan hanya mengganti sepatu maka kita bisa membuat lubang kancing yang diinginkan. Ada 4 jenis jahitan lubang kancing yang bisa kita pilih sesuai dengan baju yang akan kita buat.

3. Pemasangan sepatu yang mudah.
Ada beberapa jenis sepatu yang tersedia dengan fungsi masing masing yang berbeda. Ada sepatu standar untuk menjahit lurus  dan variasi, ada sepatu untuk memasang resleting juga sepatu untuk membuat lubang kancing. Untuk mengganti sepatu ini kita tinggal menekan bagian atas sepatu untuk melepas dan menempelkan sepatu yang akan dipasang. Gampang banget.

4. Tidak boros listrik
Mesin jahit Brother GS 2500 ini hanya memerlukan daya listrik sebesar 51 watt. Irit sekali kan.

5. Pengaturan jahitan
Ada 6 baris gigi yang bisa diatur sesuai dengan tebal tipisnya bahan yang akan kita jahit. Kita juga bisa mengatur panjang jahitan hingga 4,00 cm.

6. Built in free arm
Mesin jahit jenis ini memungkinkan untuk menjahit kain yang tak terlalu lebar, misalnya tali yang berbentuk silindris, kain ini bisa berjalan sendiri tetap pada jahitan lurus tanpa harus dipegang dengan tangan selama menjahit. 

7. Alat pemotong benang
Di dekat area menjahit terdapat sebuah benda yang bentuknya mirip pengait yang menghadap ke atas. Benda ini menempel pada badan mesin yang berfungsi untuk memotong benang. Jadi kalau jahitan sudah selesai kita tinggal memasukkan benang ke dalam pemotong tersebut kemudian ditarik, maka benang akan putus. 





Awalnya kami dibagi potongan-potongan kain bermotif dan berukuran tertentu yang sebelumnya tampaknya sudah disambung jahit sehingga kami tinggal meneruskan menjahit potongan lainnya saja. Enak ya, sudah dipotongin dan dijahitkan begitu, tapi meski begitu aku sudah dapat pointnya. 

Menyetrika kain tipis serupa kertas sampai menempel ke bagian dalam kain sarung bantal (wanna be) yang jika sudah menempel siap dijahit. Lalu aku juga menjahit setiap sisi sarung bantal dan menyisakan sebagiannya untuk tempat memasukkan bantalnya. Wah, hasilnya memuaskan deh. Ternyata bisa juga membuat hasil quilt meskipun sederhana.
















Textilezy

Textilezy.com sendiri merupakan toko kain online di Jakarta. ZY TEXTILE adalah situs ecommerse textile pertama yang memudahkan pembelian secara online dan menjadi pioneer textile online pertama di Indonesia, berbasis teknologi modern, bersistem dan berintegritas.

Membeli kain bisa kapan saja dan dimana saja tanpa harus berdesakan atau bermacetan di pasar tradisional dengan harga jual yang kompetitif, meringankan beban produksi dengan harga bahan baku yang terjangkau tapi berkualitas.


Berbagai jenis kain yang dijual antara lain : Golden rami, Cotton Voal, Balloteli, Bubble Crepe, Titanium Saten, Torismo, Muse Crepe, Linen Crepe, Cotton Japan, Premium Crepe, Ballodior, Wolfish. Gampang ya. 

Hmm, jadi semangat nih nge-quilt lagi. Kamu juga ya, semoga semangat terus dengan hobimu. 

                
Credit Kriya Indonesia
       
                        

1 comment:

  1. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuannya. semoga selalu menjadi manfaat bagi semuanya. salam sukses selalu. Amin

    http://karanganbungapapanblog.wordpress.com

    ReplyDelete

Terima kasih sudah singgah di Goresanku ya ^_^